Puisi - Sebuah Catatan untuk Negeri Tercinta

INIRUMAHPINTAR - Puisi berikut ini berjudul Sebuah Catatan untuk Negeri Tercinta. Bercerita tentang jiwa nasionalisme dan kepahlawanan anak-anak negeri dari Sabang hingga Merauke. Mari kita rasakan sensasinya!

Sebuah Catatan untuk Negeri Tercinta

karya : Ahn Ryuzaki 
Ketika negeri ini pernah terjajah
Ketika tanah air ini pernah diduduki bangsa lain
Ketika ideologi baru ingin menjadi pengganti jati diri seutuhnya
Ketika kuasanya telah memaksa ingin memiliki semua hasil bumi

Negeriku yang kokoh, damai, tenang, dan tak pernah tercemar oleh polusi tragedi
Tentu tak membiarkan semua perlakuan ini terjadi dengan mengkhianati rakyatnya
Akan tetapi, penjajah dan perampas negeri yang indah ini tak pernah menyerah saja
Silih berganti cara, jalan, & logika yang tak seharusnya ditempuh terus dieksekusi

Tidakkah mereka tahu jika negeri ini sangat indah karena campur tangan rakyatnya
Tidakkah mereka tahu jika negeri ini sangat damai karena kerja sama rakyatnya
Tidakkah mereka tahu jika negeri ini sangat makmur karena buih keringat rakyatnya
Namun, tetap saja negeri ini, tanah air ini, dan bumi indah ingin diambil dari kami....

sumber ilustrasi : Wikimedia Commons

Enak saja, seluruh hasil perjuangan rakyat negeri ini berani dipetik dan dinikmati oleh bangsa lain
Sulit, tetapi berhasil juga, hanya karena negeri ini terlalu baik, percaya, lemah, dan tidak berdaya
Pertahanan negeri ini membela diri dan menjauh dari rayuan investasi asing terbobol dan roboh
Hingga negeri ini terjebak dalam dilema yang sulit dihindari dalam kekuasaan bangsa pencuri

Tak terelakkan, negeri ini pernah (masih) terjajah oleh bangsa lain
Tak tersangsikan, tanah air ini pernah (masih) tercekoki ideologi bangsa lain
Tak terbantahkan, bumi ini pernah (masih) terbuai oleh kesenangan dari bangsa lain
Tak diragukan, segala buah perjuangan rakyat ini hampir habis dinikmati bangsa lain

Hingga suatu waktu, negeri ini pun mampu melepaskan diri dari cengkeraman ilusi
Tanah air ini telah mampu menemukan kembali jati diri yang hampir hilang tercuri
Bumi ini berani tegas di atas kelemahannya menarik pelatuk demi sebuah mimpi
Mimpi yang nyaris terlupakan, terabaikan, dan terasingkan di negerinya sendiri

Rakyat pun nyaris tidak percaya pada negerinya, tanah airnya, dan buminya sendiri
Kecuali tanpa keyakinan dan rahmat Allah yang didorongkan oleh keinginan luhur
Negeri ini ini pun kini MERDEKA, rakyat pun MERDEKA dalam dekapan cintaNya
Walau masih menyisakan luka bagi rakyatnya, tetapi setia tak pernah terhapus jua

Negeri dan Rakyat ini harus bersatu padu agar penjajah tak mampu berkutik lagi
Agar semua kesedihan masa lalu mampu tertutupi kebahagiaan yang kekal abadi
Agar setiap pemberontakan dan hawa nafsu dari negeri sendiri pun tak berdaya lagi
Agar Korupsi, Kolusi, Nepotisme tak mampu lagi mengais untung di kerajaan kami

Negeri dan Rakyat ini harus memperkuat ikatan janji dengan bukti tanpa kesalahan lagi
Agar negeri ini memperoleh MERDEKA seutuhnya tanpa campur tangan bangsa pencuri
Agar rakyat dan kedaulatan rakyat benar-benar mampu berpijak dengan penuh mandiri
Menuntun, membimbing, dan merangkul negeri ini menjadi negeri yang semakin berbudi
Terjaga dalam dekapan takdir Ilahi dan terlindung dari godaan picik setan-setan berdasi
Terlindung dalam pelukan janji suci di bawah naungan keberkahan pemilik tahta di Arsy

Untukmu negeriku, untukmu seluruh jiwa ragaku, salam perjuangan dari rakyatmu :)

***dari sebuah tempat yang indah di kota Latemmamala, Watansoppeng***

0 Response to "Puisi - Sebuah Catatan untuk Negeri Tercinta"

Post a Comment