Puisi Peduli Bangsa "Jeritan Nusantara"

INIRUMAHPINTAR - inilah Puisi Peduli Bangsa "Jeritan Nusantara". Dalam puisi ini terkandung sebuah makna mendalam tentang rasa tenggang rasa penulis terhadap bangsanya. Penulis ingin menggambarkan betapa banyak jeritan-jeritan pahit yang tak mampu disuarakan para wong cilik atau rakyat jelata di berbagai belahan nusantara. Namun, mereka tak mampu berbuat apa-apa, seakan tak ada yang peduli dengan mereka. Sementara di panggung penguasa, ada saja konspirasi yang ingin memperkaya diri walau harus mengorbankan masyarakat kecil. Semoga ungkapan rasa penulis dalam puisi berjudul "Jeritan Nusantara" mampu menggugah para pejuang bersih yang berpihak kepada rakyat agar terus bergerak dan berjuang demi kejayaan bangsa dan rakyat Indonesia.

sumber ilustrasi : Pixabay

PUISI "Jeritan Nusantara" 

karya Ahn Ryuzaki
 
Kami sengsara karena tanah kami kini lahan ganja,
Kami nelangsa karena laut kami kini milik mafia,
Kami rapuh karena hutan kami kini kumuh lagi lusuh,
Kami lumpuh karena gunung emas kami tak lagi utuh,

Kami jeri karena payung hukum kami penuh duri,
Kami rugi karena harta kami tercuri monster berdasi,
Kami buta karena jalan kami berasap karbon dioksida,
Kami dahaga karena air minum kami lumpur penguasa,

Kami menjadi lena pada setiap butir Pancasila,
Kami menjadi amnesia pada UUD pasal tiga tiga,
Kami pun sebatang kara karena Ayah Bangsa telah tiada,
Kami pun sekarang lupa jika nusantara kami negeri kaya.

Watansoppeng, 9 Oktober 2014

0 Response to "Puisi Peduli Bangsa "Jeritan Nusantara" "

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!